Menggosok Gigi Saat Puasa

Menggosok Gigi Saat Puasa

Bolehkah Menggosok Gigi Saat Puasa? Apakah menyikat gigi  ketika puasa itu bisa membatalkan puasa? Kemudian  bagaimanakah hukum menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi ketika puasa? Ini adalah pertanyaan yang orang kerap tanyakan saat berpuasa.  Memang tidak dapat dipungkiri, cukup banyak orang yang mempunyai masalah pada dengan bau mulut ketika puasa. Mungkin sebagian dari mereka merasa cuek dengan masalah tersebut, namun sebagian lainya menganggap masalah bau mulut adalah masalah yang serius. Bayangkan saja jika Anda adalah seorang tokoh masyarakat, pejabat publik atau orang penting yang kerap melakukan pertemuan dengan orang lain dan masalah aroma mulut yang kurang sedap menghantui anda, hal ini mungkin akan membuat rasa kepercayaan diri anda menurun dan tida bisa bersosialisasi dengan leluasa. Itu merupakan hal normal, dan tentunya kerap dialami oleh orang lain.

Salah satu solusi yang paling cepat untuk menghilangkan masalah bau mulut adalah dengan menyikat gigi. Tapi bagaimana jika Menggosok Gigi Saat Puasa? Jika memang boleh, apakah diperbolehkan menggunakan pasta gigi ketika menyikat gigi?Dalam setiap situasi, menggosok gigi adalah hal yang dianjurkan dalam agama islam. Dalam islam istilah menggosok gigi lebih dikenal dengan kata “bersiwak”. Kita bahkan dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan area mulut kita saat berpuasa ataupun saat tidak berpuasa, di pagi hari ataupun di siang hari.  Bahkan setiap kita akan melakukan ibadah sholat kita juga dianjurkan untuk membersihkan area mulut kita. Disamping itu, menelan ludah setelah selesai bersiwak atau menggosok gigi juga tidak apa-apa. Kecuali jika ada sisa makanan di sela-sela gigi atau mulut, maka harus segera dikeluarkan.

Hal inipun juga berlaku untuk berkumur. Air yang ada dalam mulut kita haruslah dikeluarkan terlebih dahulu. Namun kita tidak harus mengeringkan mulut kita, cukup dengan meludah saja secukupnya. Setelah airnya dirasa sudah bersih, maka anda boleh menelan ludah dan hal ini tidak membatalkan puasa anda.

Menurut Imam an-Nawawi, dan ulama lainnya, saat orang yang sedang melakukan ibadah puasa berkumur sudah pasti  dia akan memasukkan air ke mulutnya. Tidak wajib baginya untuk mengeringkan mulutnya dengan menggunakan handuk atau yang lainya. (Al-Majmu’, 6: 327). Sedangkan menurut Imam Al-Bukhari, ‘Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tak mengecualikan bersiwak untuk orang yang puasa. Orang yang berpuasa boleh menelan ludahnya. (Shahih Bukhari, 7:234). Lalu menurut Al-Hafidz Ibn Hajar, membantah hukum makruh pada siwak basah untuk orang yang berpuasa (Fathul Bari, 4:158)

Lalu, bagaimana bila kita Menggosok Gigi Saat Puasa dengan memakai pasta gigi? Tentunya akan berbeda dengan bersiwak dengan kayu siwak atau berkumur dengan air putih yang tidak memiliki rasa atau seperti rasa yang ada pada pasta gigi atau odol. Sebetulnya boleh, yang terpenting tidak sampai tertelan dan masuk ke dalam tubuh kita. Jika hal itu terjadi maka ibadah puasa kita akan batal. Jadi ketika menggosok gigi saat berpuasa, anda harus berhati-hati jangan sampai tertelan. Sebaiknya anda juga memakai pasta gigi yang memiliki rasa yang tidak terlalu kuat. Hal ini untuk mencegah tertelanya pasta gigi atau air yang ada di mulut anda. Saat berpuasa memang kebanyak aroma mulut menjadi tidak sedap, hal ini memaksa kita mencari cara untuk mengatasinya. Dan salah satunya adalah dengan menggosok gigi. Demikianlah uraian tentang Menggosok Gigi Saat Puasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *